Blog Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah Mulai Merambah ke Negeri Barat

December 20, 2009 | Author: WENY LISTIANAWATI | Filed under: Lomba Artikel UG ICT Award 2009, Lomba Desember 2009

Krisis Finansial yang melanda dunia belakangan ini telah banyak mengguncang bank-bank konvensional, baik itu bank-bank dari negara maju maupun bank-bank dari negara berkembang. Hal ini tentunya sangat meresahkan semua pihak, terutama ahli ekonomi yang mengkhawatirkan nasib perekonomian negaranya.

Di tengah bank-bank konvensional yang banyak terpuruk, bank syariah yang menganut sistem ekonomi syariah tetap jaya berdiri dan memancarkan cahayanya. Hal ini disebabkan dari keunggulan sistem ekonomi syariah yang tidak menggunakan instumen derivatif seperti sistem bank konvensional. Ekonomi syariah memberlakukan perjanjian yang pasti, artinya jika suatu perjanjian jual beli tidak transparan dan tidak pasti maka perjanjian tersebut tidak berlaku. Oleh sebab itu, ekonomi syariah jauh dari ketidakpastian. Jika terkena risiko, maka keuangan syariah akan berbagi risiko tersebut. Sedangkan pada bank konvensional, nasabah dan bank membagi risiko dari segala investasi sesuai dengan peraturan yang telah disetujui. Nilai-nilai Islam yang melarang transaksi perbankan syariah dari hal-hal berbau ribawi, maksiat, perjudian dan ketidakpastian menjadi keunggulan perbankan syariah.

Keunggulan-keunggulan dari sistem ekonomi syariah tersebut dilirik oleh banyak ahli ekonomi di negara-negara maju seperti negara-negara Eropa. Negara-negara tersebut adalah Inggris, Perancis, Jerman bahkan negara adidaya, Amerika Serikat. Inggris bahkan sudah mendirikan Unit Usaha  Syariah (UUS) dan Bank Umum Syariah (BUS). Inggris tercatat sebagai negara yang memiliki bank syariah terbanyak di antara negara Barat lainnya. Kini, lebih dari 26 bank di Inggris menawarkan produk keuangan syariah. Saat ini terdapat lima bank murni syariah di Inggris, sementara 17 bank lainnya seperti Barclays, RBS, dan Lloyds Banking Group telah memiliki unit usaha syariah.

Aset dari perbankan syariah Inggris telah mencapai 18 miliar dolar AS (12 miliar pounds) melebihi aset bank syariah seperti di negara-negara Islam seperti, Pakistan, Bangladesh, Turki, dan Mesir. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding negara-negara lainnya. Hal tersebut menyebabkan Inggris menduduki peringkat delapan dalam aset perbankan syariah di seluruh dunia.

Perkembangan sistem keuangan Islam di Inggris tidak terlepas dari dukungan pemerintahannya. Dukungan tersebut diantaranya adalah keleluasaan pajak untuk kredit rumah dan kemudahan perdagangan sukuk.

Warga Inggris banyak yang memindahkan kredit rumahnya dari bank konvensional ke bank Syariah dengan alasan mereka tertarik dengan transparansi dan stabilitas perbankan syariah.

Selain Inggris, Perancis saat ini juga akan mengembangkan ekononomi syariah. Hadirnya sejumlah investor dari negara-negara Teluk dan Qatar Islamic Bank (QIB) menandai dimulainya investasi bank syariah di negeri ini. Bank-bank tersebut diantaranya ialah Qatar Islamic Bank, Kuwait Finance House dan Al Baraka Islamic Bank of Bahrain. Hal ini juga tidak terlepas dari peran pemerintah Perancis yang sangat menyetujui bahkan bersedia untuk membuat penyesuaian peraturan hukum untuk perbankan syariah.

Negara adidaya Amerika Serikat pun, setelah mengetahui keunggulan dari Bank Syariah juga mulai melirik prinsip kerja dari sistem keuangan Islam ini.  Penerapan prinsip syariah ini diterapkan di sebuah bank kecil di Michigan, AS bernama University Islamic Financial. University Islamic Financial memiliki dua tipe pembiayaan, yaitu penjualan dengan cicilan dan sewa. Upah yang didapat dari pembiayaan tersebut sebanding dengan pembayaran bunga pada pinjaman tradisional.

Itulah kebaikan dari sistem keuangan Islam. Suatu sistem yang diberikan dan diridhoi Ilahi, Allah SWT, yang memberi kemaslahatan bagi umat manusia di Bumi ini. Sistem yang menyelamatkan masalah keuangan dunia dari krisis global. Inilah jawabannya, dengan menerapkan sistem keuangan Syariah. Semoga sistem keuangan ini terus berkembang dan menjadi sistem keuangan dunia. Amiin.

Referensi:

Lewis, Mervyn dan Lativa Algaoud, Perbankan Syariah, Serambi, Jakarta, 2003.

http://moeflich.wordpress.com/

http://www.republika.co.id/

1 person has left a comment

Shifa - Gravatar

Shifa said on December 20, 2009, 9:16 pm:

waahh… bagus bgt.. memang dunia harus memakai sistem keuangan syariah untuk keluar dari masalah krisis global.
Allah sudah memberitahukan kita sistem keuangan Islam yang baik, yang pasti ada manfaatnya.. so, knp ga kita gunain??..

Leave A Comment

All fields marked with "*" are required.

Security Code: